Bingung Mengisi Channel YouTube? Coba Terapkan Cara Ini

ide-video-youtube

Sebagai seorang YouTuber, tentu kita perlu terus memiliki ide. Makin banyak ide yang kita miliki, makin banyak konten yang bisa kita hasilkan.

Kendati demikian, kadang kita mengalami kebuntuan ide. Kita bingung video apa yang harus kita buat. Lantas, bagaimana cara menyikapi hal ini?

Jika Anda bingung harus mengisi konten apa di channel YouTube, maka coba terapkan 6 cara ini.

1. Buat Video Tentang Hobi Anda

Cara pertama adalah buatlah video yang berkaitan dengan hobi Anda. Anda tinggal mencari tahu hobi Anda, lalu pikirkan Anda bisa buat video apa yang berkaitan dengan hobi Anda. Misalkan Anda hobi main musik, maka Anda bisa buat video cover-cover lagu/cover musik. Anda bisa meng-cover lagu-lagu yang sedang populer. Entah itu lagu dari musisi Indonesia ataupun musisi luar negeri.

Contoh lain, jika Anda hobi fotografi, maka Anda bisa membuat video yang berkaitan dengan fotografi. Misalkan membuat video tentang tips fotografi, tutorial fotografi, review aplikasi yang berkaitan dengan fotografi, dan lain sebagainya.

Contoh lagi. Misalkan Anda suka mempelajari bahasa, maka Anda bisa membuat video-video tentang pembelajaran bahasa. Salah satu YouTuber yang membuat video tentang pembelajaran bahasa misalnya : English With Lucy.

english-with-lucy

Setiap orang pasti punya hobi, dan hobi tersebut dapat menjadi kegiatan yang produktif. 🙂

2. Buat Video Tentang Traveling

Suka traveling?

Punya pengalaman traveling?

Maka Anda bisa buat video-video tentang traveling. Anda bisa buat video tentang tips-tips liburan, review tempat liburan, ataupun video vlog ketika Anda sedang traveling.

Tak melulu harus traveling ke tempat-tempat yang mahal dan jauh, Anda bisa memulai dari yang dekat dengan Anda. Bagi Anda yang ada di pulau Sumatra, maka Anda bisa mencoba membuat video-video traveling di daerah seperti Danau Toba, Medan, Padang, Palembang, Bengkulu, dan lain sebagainya. Atau bagi Anda yang ada di Jakarta, maka Anda bisa buat video-video traveling di sekitar Jabodetabek. Ada banyak tempat lho yang bisa dieksplorasi di Jabodetabek dan sekitarnya.

Anda bisa membuat video tentang cafe yang unik, restoran yang menawarkan suasana alam, dan lain sebagainya.

Jika Anda cukup sering traveling, maka tak ada salahnya kalau Anda membuat video-video traveling. Nilai lebihnya, Anda bisa sekaligus mempromosikan pariwisata Indonesia. 🙂

3. Bikin Video Seri Tanya Jawab

Anda expert di suatu bidang?

Maka video jenis ini cocok untuk Anda buat. Anda bisa buat video yang merupakan video seri tanya jawab. Orang-orang dapat mengirimkan pertanyaan pada Anda. Selanjutnya Anda akan menjawab pertanyaan tersebut melalui video.

Cara ini pernah saya lakukan. Di blog, saya sering mendapatkan pertanyaan dari pembaca. Nah, ketika saya sedang kekeringan ide video, saya akan menjawab pertanyaan-pertanyaan pembaca tadi melalui video. Salah satunya seperti video ini.

4. Buat Video Tentang Target Pribadi Anda

Punya target pribadi? Ingin mencapai target tersebut?

Ide menarik ini juga bisa Anda coba. Anda bisa mengumumkan target Anda di channel YouTube. Selanjutnya, secara berkala Anda bisa menceritakan update tentang target Anda lewat video.

Contoh target Anda adalah membangun sebuah media online tentang k-pop. Target Anda adalah dalam setahun, web Anda harus punya pengunjung minimal 30.000 orang per bulan. Nah Anda bisa buat video-video yang mendokumentasikan upaya pencapaian target tadi. Anda bisa buat video-video tentang pertama kali Anda mendesain web tersebut, pertama kali Anda membentuk tim untuk mengisi konten, video tentang 10.000 pengunjung pertama di web Anda, dan lain sebagainya.

Anda bisa mengemas video-video tadi dalam bentuk serial video. Dengan menerapkan cara ini, maka Anda tidak akan mengalami kekeringan ide konten.

5. Buat Video Tentang Isu Terkini

Sesekali Anda juga bisa membuat video tentang komentar terhadap isu terkini. Misalkan jelang Pilkada DKI Jakarta 2017, Anda bisa buat video tentang komentar Anda terhadap calon-calon Gubernurnya. Atau ketika terjadi reshuffle kabinet, Anda bisa membuat video yang mengomentari tentang hal tersebut.

Kendati demikian, mungkin tidak semua YouTuber cocok menyajikan konten semacam ini. Kenapa? Sebab karakteristik tiap YouTuber pasti berbeda-beda. Jika Anda tertarik membuat video-video semacam ini, pastikan kemasannya menarik dan tepat. Salah satu channel YouTube yang cukup sering membuat video semacam ini adalah Cameo Project.

Salah satunya Cameo Project pernah membuat video tentang kejadian asap yang melanda Indonesia pada tahun 2015 lalu. Mereka menyampaikan opini dan pemikiran melalui cover lagu. Simak di video ini.


 

6. Buat Video Tentang Perjuangan Masyarakat

Anda termasuk penentang reklamasi Jakarta?

Anda tidak setuju dengan reklamasi Teluk Benoa?

Mengapa tidak membuat video tentang perjuangan masyarakat. Tak bisa dipungkiri, masih banyak ketidakadilan di negeri ini. Ketidakadilan akibat pemerintah yang abai terhadap perjuangan masyarakat. Ketikdakadilan akibat kompetisi antara korporasi dengan masyarakat.

Salah satu channel YouTube yang sering memubllikasikan video semacam ini adalah Watchdoc Documentary. Watchdoc sendiri memang sering membuat video-video dokumenter terkait masalah-masalah di Indonesia. Mereka pernah membuat video tentang rekamasi Teluk Benoa, tentang reklamasi di Jakarta, tentang pertentangan antara warga Samin melawan korporasi Semen Indonesia, dan beberapa video lainnya.

watchdoc

Jika Anda mau menyoroti isu-isu tentang ketidakadilan di Indonesia, atau Anda ingin membantu perjuangan masyarakat, maka Anda bisa buat video-video semacam ini. Memang tidak harus berupa dokumenter dengan durasi yang panjang. Anda bisa mencoba membuat video-video berdurasi singkat (misal 5 – 10 menit) tentang perjuangan masyarkat-masyarakat di Indonesia.

Nah teman, itulah beberapa cara yang dapat diterapkan agar kita selalu punya ide konten untuk channel YouTube. Semoga menginspirasi.

 

PanduanYouTube

PanduanYouTubeMarketing.com adalah website yang menyediakan berbagai artikel seputar YouTube marketing. Ingin belajar YouTube marketing? Mari baca tulisan di PanduanYouTubeMarketing.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *