Ingin Memulai Channel YouTube? Ini Cara Menjadi YouTuber

Beberapa waktu yang lalu, saya mendapatkan email dari salah satu pembaca blog. Ia bertanya tentang memulai menjadi YouTuber. Ia ingin memulai menjadi YouTuber, ia ingin membuat video-video tentang tutorial hijab, namun ia bingung harus mulai dari mana.

Ketika pertama kali membuat video-video di YouTube, saya pun mengalami kebingungan yang sama. Saya juga bingung langkah awal apa yang harus saya lakukan.

Dalam posting ini, saya akan membahas cara memulai menjadi YouTuber. Anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut jika Anda bingung harus mulai dari mana.

Langkah 1 : Tentukan Topik Channel Anda

Ada dua cara untuk memulai. Cara pertama adalah Anda langsung memulai, Anda mulai mengunggah video apapun yang ingin Anda unggah. Dulu cara inilah yang saya lakukan.

Awal mula saya terjun ke dunia YouTube, saya hanya sekadar iseng mengunggah video-video tutorial yang saya buat.

Saya adalah penulis buku dengan topik internet marketing. Ketika itu, saya kerap membuat video-video untuk pembaca buku. Awalnya video-video itu saya berikan lewat CD bonus buku. Karena videonya cukup banyak di komputer saya, saya pun mengunggah video tadi ke channel YouTube. Hasilnya, video saya mendapatkan ribuan hingga puluhan ribu tayangan.

Jika Anda sudah punya video-videonya, maka Anda dapat mengunggah video tersebut ke YouTube.

Sedangkan cara kedua adalah Anda menentukan topik channel yang ingin Anda kembangkan.

Memulai sebuah channel YouTube mirip seperti saat memulai blog. Kita harus punya ide. Ide channel bisa datang dari berbagai hal, bisa dari keseharian kita, dari hobi kita, dari pekerjaan kita, dari keterampilan kita, dan lain sebagainya.

Contoh, jika Anda hobi membaca buku, maka Anda bisa buat channel YouTube tentang review-review buku. Jika Anda suka mengajar bahasa tertentu (misal : bahasa Korea), maka Anda bisa buat channel tentang pembelajaran bahasa tersebut.

Contoh video pembelajaran bahasa Inggris yang ada di YouTube.


Setelah Anda tahu apa ide channel Anda, maka mulailah pikirkan kira-kira video seperti apa yang akan Anda hadirkan. Apakah berupa video tutorial, video presentasi, video Anda lagi main game, video vlog, atau seperti apa? Perbanyak menonton konten YouTuber lain untuk mendapatkan inspirasi cara pengemasan konten.

Langkah 2 : Buat Channel YouTube Anda

Setelah Anda dapat ide channel, maka buatlah channel YouTube. Jika Anda punya akun Google (email di Gmail), maka Anda sudah bisa buat channel YouTube. Satu akun Google terintegrasi dengan layanan Google lainnya. YouTube termasuk salah satu produk/layanan yang dimiliki Google.

Buat channel YouTube. Anda bisa beri nama channel tersebut dengan nama Anda, nama unik, atau nama-nama lainnya. Lengkapi juga channel tersebut dengan foto yang menarik, gambar channel, dan info lengkap seputar channel Anda. (Jika Anda butuh panduan step by step memulai channel YouTube, Anda bisa baca buku ini : buku YouTube marketing).

Langkah 3 : Mulailah Membuat Video Anda

Ada berbagai video yang bisa Anda buat. Bisa berupa vlog, bisa berupa video review, dan lain sebagainya. Peralatan yang Anda butuhkan untuk membuat video antara lain : kamera (misal pakai ponsel Anda, kamera DSLR, ataupun kamera lainnya), tripod/monopod (terutama jika Anda membuat video sendirian/tanpa diibantu teman), lampu (untuk pencahayaan, bila diperlukan), dan microphone (jika dibutuhkan).

Tentunya peralatan akan disesuaikan dengan konsep video Anda. Jika Anda hendak membuat vlog (video blog) tentang aktivitas sehari-hari, maka Anda cukup bermodalkan ponsel/kamera yang didukung dengan perekam suara yang baik. Namun jika Anda mau membuat video presentasi (misal : video panduan belajar bahasa) tentu peralatan yang tadi disebutkan akan Anda butuhkan.

Mulailah membuat video sesuai ide dan kreativitas Anda. Saya yakin, tiap orang punya gaya dan cara yang berbeda. Anda bisa mengeksplorasi sendiri kreativitas dan ide-ide Anda.

Setelah Anda melakukan perekaman video, maka berikutnya adalah editing. Seiring berlalunya waktu, nanti Anda pasti akan belajar editing. Untuk software editing yang digunakan, ada yang memakai Adobe Premiere, Windows Movie Maker, dan lainnya. Jika editingnya masih sederhana (seperti memotong gambar, menambahkan musik, suara, dsb) maka kita bisa pakai aplikasi editing sederhana.

Active Presenter, salah satu aplikasi yang dapat membantu Anda mengedit video.

Jika Anda sudah berhasil membuat satu video, maka buatlah video-video lainnya. Tingkatkan produktivitas Anda. (Baca juga : Membuat Video dari  Posting Blog).

Dalam setiap video yang Anda buat, selalu sertakan ajakan untuk subscribe di channel Anda. Hal ini sederhana, tapi jika dilakukan maka bisa meningkatkan jumlah subscriber di channel YouTube Anda. (Baca juga : Cara Mendapatkan 100 Subscriber Pertama Anda.)

Langkah 4 : Unggah Video Anda dan Sebarkan

Setelah video jadi, unggah video tersebut ke YouTube. Jika videonya sudah tayang di YouTube, maka semua orang dari seluruh dunia bisa menyaksikan video Anda.

Jangan puas hanya dengan mengunggah video, bagikan juga video Anda di media sosial lain. Jika Anda punya akun Instagram, Facebook, Twitter, Google Plus, atau lainnya, bagikan juga video Anda di sana.  Hal ini bertujuan untuk mendatangkan penonton pertama pada video Anda. Ketika kita baru memulai channel YouTube, maka channel kita masih akan sulit ditemukan di YouTube.

Selain itu, dengan membagikan video di media sosial, Anda sekaligus memberitahu teman-teman Anda bahwa Anda bikin video YouTube. Siapa tahu mereka juga tertarik menonton video Anda.

Kalau Anda punya blog, maka bagikan juga video tersebut di blog. Anda bisa sematkan video tadi di blog.

Contoh video yang disematkan di blog. Bagikan video Anda di blog ataupun media sosial guna meningkatkan jumlah views.

                                                

Nah teman-teman, itulah langkah-langkah awal untuk menjadi seorang YouTuber. Jika dirangkum, yang perlu Anda lakukan antara lain :

  • Mulailah membuat channel YouTube,
  • Mulailah membuat video yang Anda inginkan,
  • Bagikan video Anda, sebarkan video Anda, untuk mendapatkan penonton.

Jika Anda ingin belajar YouTube marketing/seputar YouTube secara lebih mendalam dan detail, Anda bisa baca buku ini : YouTube Marketing.

 

PanduanYouTube

PanduanYouTubeMarketing.com adalah website yang menyediakan berbagai artikel seputar YouTube marketing. Ingin belajar YouTube marketing? Mari baca tulisan di PanduanYouTubeMarketing.com

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *