list building

Ada banyak metode internet marketing, salah satunya list building.

(Bagi Anda yang baru mendengar apa itu list building, mari baca tulisan berikut : Mengapa Perlu List Building dan Bagaimana Caranya? )

Mau belajar editing video untuk pemula? Yuk ikuti MasterClass Editing Video dari Kelingking ID.

Nah, list building ini juga bisa dilakukan lewat channel YouTube. Bagaimana cara melakukan list building melalui YouTube? Mari simak pembahasan berikut.

Inti dari kegiatan list building adalah Anda mengumpulkan informasi kontak target pasar (prospek) Anda. Selanjutnya, Anda rutin membangun interaksi dengan mereka. Dengan adanya interaksi tadi, target pasar akan ingat dengan Anda. Alhasil ketika suatu saat mereka hendak membeli produk, mereka cenderung akan membeli dari Anda.

Setidaknya, ada empat hal yang perlu Anda lakukan guna melakukan kegiatan list building lewat channel YouTube.

Membangun Channel YouTube yang Cocok Untuk Bisnis Anda

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membangun channel YouTube yang sesuai dengan bisnis Anda. Contoh, jika produk Anda berupa jasa wisata dan travel, maka Anda bisa membuat channel YouTube seputar traveling.

Misalkan, karena saya punya website seputar bisnis internet dan passive income, maka saya membuat channel YouTube seputar bisnis dan marketing. Anda bisa lihat channel YouTube saya di alamat berikut : Channel Jefferly Helianthusonfri.

Channel inilah yang nantinya Anda gunakan untuk membangun interaksi dengan target pasar.

Mengisi Konten Secara Rutin dan Berkala

Setelah Anda membuat channel, berikutnya Anda perlu mengisi channel tersebut dengan konten. Konten seperti apa?

Tentu konten yang bermanfaat bagi target pasar Anda. Contoh, di channel Jefferly Helianthusonfr, saya rutin membagikan video seputar bisnis online, internet marketing, dan pengembangan diri.

Video-video seputar bisnis online yang dibagikan di channel YouTube saya.
Video-video seputar bisnis online yang dibagikan di channel YouTube saya.

Hal yang sama juga dapat Anda lakukan. Cari tahu konten seperti apa yang dibutuhkan oleh target pasar Anda. Selanjutnya, hadirkan konten-konten tersebut. Misalkan jika channel YouTube Anda seputar traveling, maka Anda bisa hadirkan video tips traveling, review tempat wisata di daerah Anda, dan lain sebagainya.

Upayakan Anda punya jadwal update yang tertatur. Adanya jadwal akan memudahkan pelanggan untuk tahu kapan harus datang ke channel Anda.

Meningkatkan Jumlah Subscriber

Setelah Anda mengisi konten di channel YouTube, maka mulailah memperbanyak subscriber. Semakin banyak pelanggan channel Anda, maka akan semakin banyak orang yang mendapatkan pemberitahuan ketika ada video terbaru di channel Anda.

Tips-tips meningkatkan jumlah subscriber sudah pernah saya bagikan di sini : Cara Mendapatkan 100 Subscriber Pertama di YouTube.

Memanfaatkan Channel Untuk Marketing

Setelah channel Anda punya banyak subscriber, berikutnya manfaatkan channel Anda untuk kegiatan marketing. Ada beragam cara yang dapat Anda lakukan. Misalnya :

  • Mencantumkan rekomendasi produk di akhir video. Misalkan Anda punya¬† jasa travel dan wisata, maka selipkan promosi jasa Anda tadi di akhir video. Anda dapat mencantumkan ajakan pada penonton agar mereka mengunjungi website ataupun menghubungi Anda.
  • Mencantumkan alamat website ataupun akun media sosial di video. Jangan lupa untuk mencantumkan alamat web dan atau akun media sosial di video yang Anda buat. Hal ini ampuh untuk meningkatkan trafik, entah itu ke web ataupun akun media sosal Anda. Jika dilakukan secara konsisten, jumlah pengikut Anda di media sosial akan terus bertambah.
Mempromosikan akun media sosial dan website di video YouTube.
Mempromosikan akun media sosial dan website di video YouTube.
  • Bangun interaksi dengan para pelanggan. Salah satunya bisa dengan cara rutin membalas komentar yang masuk ke channel Anda. Bisa juga dengan membuat seri video tanya jawab, di mana melalui sebuah video Anda menjawab pertanyaan-pertanyaan dari subscriber.

Pada intinya, setiap kali Anda mengunggah video, Anda sudah melakukan langkah yang tepat untuk membangun interaksi dengan para pelanggan. Upayakan agar para pelanggan senantiasa datang dan menonton video-video Anda.

Jika hal di atas sudah dilakukan, maka Anda sudah menerapkan list building di channel YouTube. Setiap kali Anda merlis produk baru, maka Anda tinggal membuat dan mengunggah video baru guna memberitahu para pelanggan Anda.

Selamat menjalankan YouTube marketing.

Jefferly Helianthusonfri.

MITRA YOUTUBE 728 x 90

Suka dengan tutorial YouTube marketing semacam ini? Yuk nonton dan subscribe di channel YouTube Jefferly Helian

Leave a comment