belajar videografi

Ada satu pertanyaan yang pasti sering ditanyakan oleh mereka yang ingin terjun ke dunia YouTube ataupun dunia pembuatan video.

Pertanyaan itu adalah “Bagaimana cara supaya bisa jago bikin video?”

Mau belajar editing video untuk pemula? Yuk ikuti MasterClass Editing Video dari Kelingking ID.

Bagaimana cara supaya jago dalam membuat video? Jawabannya ada dua. Yakni :

sering latihan dan belajar dari ahlinya.

Dalam membuat karya apapun, latihan adalah kunci keberhasilan. Semakin sering kita berlatih, maka semakin ahli kita dalam melakukan sesuatu. Mau jago nulis? Sering-seringlah menulis. Mau ahli membuat video? Sering-seringlah membuat video. Mau jadi playboy yang andal? Ya sering-seringlah berlatih.

Selain berlatih, kunci sukses lain adalah belajar dari ahlinya. Nah dalam tulisan ini, saya akan memberikan kiat supaya kita bisa belajar dari ahlinya.

Belajar Videografi Secara Otodidak? Ini Caranya

Saya belajar videografi dengan dua cara. Cara pertama adalah dengan belajar lewat mata kuliah videografi. Sedangkan cara kedua adalah saya belajar secara otodidak.

Saat kuliah, di semester 3 saya mengambil mata kuliah videografi. Lewat mata kuliah ini saya belajar dasar-dasar videografi. Dasar-dasar videografi ini misalnya : jenis-jenis angle dalam pengambilan gambar, komposisi video, pola pergerakan kamera, dan sebagainya.

Dengan memahami dasar-dasar videografi, kita akan punya modal untuk belajar videografi secara otodidak. Akan sulit belajar videografi secara otodidak jika kita tidak punya pengetahuan dasar dalam videografi.

Kendati demikian, jangan berkecil hati jika Anda tidak belajar videografi lewat perkuliahan formal. Saya termasuk orang yang lebih suka belajar secara otodidak. Bagi saya, perkuliahan di kelas itu bukanlah yang paling penting. Perkuliahan di kelas cenderung membosankan, lama, dan kering. Lebih asyik jika kita praktik langsung di lapangan.

Jika Anda ingin belajar videografi secara otodidak, maka pastikan Anda sudah punya pengetahuan dasar. Pengetahuan dasar ini contohnya :

  • jenis-jenis angle,
  • pola pergerakan kamera,
  • komposisi video,
  • tahu cara mengoperasikan kamera (misal : kamera DSLR),
  • bisa melakukan proses editing sederhana (misal : memotong video).

Pengetahuan dasar ini bisa Anda dapatkan dengan membaca buku ataupun rajin browsing di internet. Jika pengetahuan dasar di atas sudah Anda miliki, Anda bisa belajar secara otodidak. Berita baiknya, ada satu tempat yang memungkinkan Anda belajar dari ahlinya.

Belajar Lewat YouTube

youtube

YouTube termasuk salah satu tempat belajar yang paling asyik. Selain gratis, YouTube juga bisa gunakan dengan praktis. Kita bisa belajar dari mana saja dan kapan saja, asalkan tekoneksi internet. Di YouTube ada jutaaan video. Dari sekian juta video tersebut, sebagian dibuat oleh kalangan profesional.

Video tadi beragam, mulai dari cuplikan film, video klip musik populer, video presentasi, dan masih banyak lagi. Nah yang perlu Anda lakukan adalah Anda harus rajin mengonsumsi video-video tersebut.

Mengapa? Sebab semakin sering Anda menonton video, maka Anda akan semakin peka dalam urusan video. Anda bisa belajar bagaimana angle yang bagus, Anda bisa tahu bagaimana cara pergerakan kamera yang oke, bagaimana pencahayaan yang keren, dan lain sebagainya.

Anda bisa mulai dari kategori video yang Anda sukai. Misalkan Anda suka musik, maka Anda bisa memulai dengan menonton video cover lagu dari YouTubers yang sering membuat video keren. Salah satu YouTuber yang sering saya tonton adalah KHS (Kurt Hugo Schneider). Video-video KHS dapat menjadi sumber inspriasi Anda dalam belajar videografi.

Belajar pencahayaan dari video KHS. Perhatikan pencahayaan yang digunakan dalam video.
Belajar pencahayaan dari video KHS. Perhatikan pencahayaan yang digunakan dalam video.
Salah satu inspirasi dalam pengaturan komposisi video.
Salah satu inspirasi dalam pengaturan komposisi video.
video KHS
Perhatikan komposisi gambar yang digunakan dalam video.

Dengan menonton video tadi, Anda bisa belajar meniru. Anda bisa meniru pola pergerakan kamera yang digunakan, Anda bisa meniru angle yang digunakan, atau Anda juga bisa meniru konsep video.

Saat menonton video, bayangkan seolah Anda adalah kameran yang mengambil gambar. Jika Anda di posisi sang kameraman, Anda bisa memperkirakan kira-kira bagaimana si kameraman mengambil gambar.

Usai menonton video, biasanya kita akan mendapatkan inspirasi. Nah berikutnya kita tinggal menuangkan inspirasi tadi dalam praktik yang kita lakukan. Misalkan kita ingin membuat video seperti KHS, maka kita bisa coba tiru pergerakan kamera di video KHS.

Nah teman, itulah tips sederhana untuk Anda yang ingin belajar videografi. Selain bagus untuk belajar videografi, sering menonton video juga memungkinkan Anda punya banyak inspirasi tentang video apa yang harus dibuat. Makin banyak inspirasi maka Anda bisa semakin produktif.

Semoga bermanfaat.

PanduanYouTubeMarketing.com

Suka dengan tutorial YouTube marketing semacam ini? Yuk nonton dan subscribe di channel YouTube Jefferly Helian

1 Comment

  • Rev
    Posted 27/09/2020 22:32

    Wah artikel nya bagus banget kak, terimakasih

Leave a comment